Competitive Advantage


Dalam menghadapi era Revolusi 4.0, persaingan global tentunya menjadi semakin ketat. Terlebih bersamaan dengan perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi yang kiat semakin maju. Oleh karena itu semua orang dituntut untuk terus mengembangkan diri mereka dan menyesuaikan diri dengan perkembangan yang ada. Terutama untuk para pemuda yang sedang bersaing dalam dunia kerja. Setiap harinya kompetisi atau persaingan SDM (Sumber Daya Manusia) dalam menghadapi dunia kerja juga penuh dengan tantangan dan ketidakpastian akibat dari VUCA WORLD.

VUCA WORLD sendiri merupakan singkatan dari Volatility, Uncertainly, Complexity dan Ambiguity. Merupakan gambaran situasi di dunia bisnis di masa kini. Volatility adalah dinamika perubahan yang sangat cepat, Uncertainly adalah diartikan sebagai kurangnya prekdiktabilitas terhadap isu dan peristiwa yang terjadi, Complexity yaitu adanya gangguan dan kekacuan yang mengelilingi setiap organisasi dan Ambiguity didefinisikan sebagai beban berat realistis dan makna yang berbaur dari berbagai kondisi yang ada. 

Persaingan di dalam dunia kerja bukan lagi menjadi hal yang biasa. Karena sebagai calon pekerja atau karyawan pasti memiliki pesaing baik dari segi kemampuan, potensi, keterampilan atau hal-hal lainnya yang dapat membuat seseorang tersebut menjadi lebih unggul dibanding yang lainnya. Semakin banyaknya pesaing, maka semakin sulit pula dalam memperoleh pekerjaan di suatu perusahaan. Bahkan ketika kita sudah mendapatkan pekerjaan pun, persaingan juga akan terus terjadi. Untuk itu para SDM (Sumber Daya Manusia) diharapkan dapat  meningkatkan keunggulan kompetitif agar dapat mempertahankan diri dalam persaingan dunia kerja.

Tentunya dalam menghadapi persaingan dalam dunia kerja ini akan semakin sulit, karena banyaknya tantangan-tantangan baru yang memaksa seseorang untuk terus beradaptasi dan mengembangkan diri. Terlebih saat ini dalam dunia kerja baik berbisnis pun sudah mulai memasuki era VUCA WORLD dan bersamaan dengan berjalannya MEA (Masyarakat Ekonomi Asean). Hal yang perlu dilakukan adalah dengan merubah diri sebagai manusia yang memiliki keunggulan dan mampu berkompetensi dengan tenaga kerja lainnya.

Oleh karena itu saya, sebagai calon administrator lulusan dari Administrasi Publik juga ikut berpartisipasi dalam diri saya untuk terus meng-upgrade kemampuan dan keterampilan dalam diri saya, sebelum nantinya saya terjun dalam dunia kerja. Ada beberapa hal penting yang ingin saya bahas mengenai keunggulan kompetitif yang saya miliki. Bagi saya sebelum terjun dan bersaing di dunia kerja, saya perlu mengenal diri saya terlebih dahulu. Mengenal dan memahami diri sendiri merupakan hal penting yang harus dilakukan, karena ini adalah awal dan pengukur sebelum menghadapi sebuah tantangan. Mulai dari mengenal visi dan misi pada diri sendiri, karakter, dan kemampuan apa yang saya miliki supaya kita dapat mencapai suatu tujuan dengan lebih jelas dan terarah.

Keunggulan kompetitif yang saya miliki berikutnya adalah kemampuan dan keahlian saya. Saya memiliki kemampuan dan keahlian dibeberapa bidang seperti dalam mengembangkan dan beradaptasi dengan teknologi dan ilmu pengetahuan baru. Kemampuan dan keahlian yang saya miliki ini lah yang akan membantu saya dalam mengembangkan potensi dan mengerjakan tugas-tugas yang diberikan perusahaan. Terlebih di era teknologi ini semuanya sudah semakin canggih dan menuntut saya agar dapat berkembang, beradaptasi, mengetahui lebih banyak informasi dan ilmu pengetahuan yang ada. Seperti salah satunya dalam mengoperasikan media sosial.

Selanjutnya, responsive dan adaptif terhadap perubahan global yang terjadi sekarang ini. Sebagai seorang pesaing dalam dunia kerja, hal ini memaksa saya untuk lebih menyesuaikan diri terhadap berbagai perubahan. Melihat perkembangan dan evolusi telekomunikasi dan teknologi yang semakin canggih dan pesat. Saya juga memiliki keunggulan kompetitif dalam bidang keterampilan berkomunikasi atau communication skill. Keterampilan berkomunikasi merupakan kunci penting yang harus dimiliki oleh SDM (Sumber Daya Manusia) dalam menghadapi persaingan dunia kerja. Ini akan memudahkan kita juga dalam berkomunikasi dengan para pesaing yang memiliki perbedaan karakter dan bahasa. Seperti kemampuan berbahasa Inggris, yang menjadi bahasa wajib yang saya miliki selain bahasa Indonesia.

Dalam menghadapi persaingan dalam dunia kerja saya selalu menerapkan sikap percaya diri, optimis, keyakinan, dan loyal. Selain itu juga fleksibilitas atau fleksibel dalam diri juga menjadi keunggulan yang saya miliki. Selain itu juga keunggulan adanya personal integrity yang saya miliki menjadi hal penting yang mampu membuat saya bertahan dalam persaingan atau kompetensi dunia kerja. Adanya personal integrity juga perlu adanya dukungan dari keunggulan kompetitif lainnya, yakni attitude yang positif. Attitude ini yang menjadi nilai plus pada diri saya. Karena bagi saya apabila seseorang sudah memiliki kemampuan dan keterampilan yang memadai namun tidak di dukung dengan attitude yang baik, maka hal itu tidak akan menjamin seseorang dalam meraih kesuksesan. Attitude yang baik merupakan cerminan dari dalam diri kita sehingga menjadi perhatian penting yang perlu dimiliki seseorang dalam persaingan dunia kerja.

Selain itu adanya pengalaman yang pernah saya dapatkan dari pekerjaan sebelumnya. Melihat saya juga merupakan lulusan dari Administrasi Publik sehingga ada beberapa ilmu pengetahuan yang bisa saya kuasai. Ilmu tersebut yang nantinya akan diterapkan pada pekerjaan yang akan saya lakukan. Kemampuan dalam bekerjasama dengan kelompok atau organisasi juga menjadi keunggulan lainnya. Kemampuan dalam manajemen seperti me-manage waktu, kinerja dan tindakan menjadi keunggulan lainnya yang mampu membuat saya bertahan dalam dunia kerja.

Jika berbicara mengenai keunggulan diri memang terlihat sulit. Karena pada dasarkan perkembangan akan terus terjadi. Penjelasan di atas merupakan sederet dari beberapa keunggulan kompetitif yang saya miliki saat ini untuk bekal dalam menghadapi persaingan dunia kerja. Saya menyadari bahwa perkembangan pada diri saya pun juga akan terus berkembang seiring berjalannya waktu. Dari beberapa keunggulan di atas juga dapat menjadi gambaran saya dalam menyusun sebuah strategi untuk persaingan dunia kerja.

Mengingat bahwa setiap manusia pada dasarkan akan terus berkembang. Begitu pula dengan teknologi dan ilmu pengetahuan yang ada. Saya percaya dan yakin dengan kemampuan yang saya miliki saat ini, saya dapat bertahan dan bersaingan dengan para SDM (Sumber Daya Manusia) dalam persaingan dunia kerja. Sebagai catatan, untuk kedepannya saya akan terus mengasah kemampuan diri saya dan mengevalusi diri sehingga mampu menjadi seorang administrator atau pekerja karyawan yang lebih unggul dan berkualitas. Selain itu juga dapat menjadi pembelajaran lebih untuk saya dalam menghadapi dunia kerja nantinya. 



Komentar

Posting Komentar

Postingan Populer